Nama Singkawang mencuat di tingkat Nasional.Emi yuliani (19) , Siswa SLB Negeri Singkawang ini berhasil mendapat juara 2 lomba busana se Indonesia di Malang akhir Juli 2009.Semangat serta tekatnya telah mengalahkan keterbatasan nya. Meskipum Ia takbisa mendengar berkomunikasi pun Ia harus menggunakan bahasa isyarat .
Namun kebesaran hatinya telah mengangkat Emi sama dengan anak-anak normal lainnya, bahkan lebih.
Keterampilan serta kreatifitasnya menghantarkan Gadis ber paras ayu ini menjadi kebanggaan sekolah dan para guru-guru nya
"Anak tersebut mempunyai kemampuan lebih dalam bidang merancang busana. Saya sangat salut dan bangga kepadanya .Dalam merancang busana Ia dapat berinovasi dan ber kreasi sendiri ," ujar Reni,Guru perancang busana kepada Tribun belum lama ini.
Kemampuannya berimajinasi dalam memciptakan motif serta model busana adalah modalnya maju ketingkat Nasional.
"Emi anaknya pandai dan cepat tanggap menerima pelajaran , khususnya dalam merancang busama ini " pungkasnya.
Bagi gurunya, Emi terbilang anak yang sangat telaten dan serius dalam mengerjakan sesuatu terutama dalam merancang model pakaian.
Emi juga tercatat sebagai siswa yang rajin " Biasanya Ia berlatih tiga jam pada pagi harinya, atau bisajuga dia berlatih nenbuat pola pakaian tiga kali sehari. Ia pandai mengembangkan pola lengan, leher,dan pola lainnya,"kata Reni
Anak pasangan lima po lin dan chang lie moi ini, juga sangat berkesan dimata kepala sekolah SLB negeri singkawang, Sugianto.
"Dia anak luar biasa. rajin dan tak mudah menyerah. Juara Nasional itu menjadi bukti performa Emi,"Kata Sugianto bangga
Ia menyatakan kebanggaan itu bukan tanpa alasan, karena dapatmenyisihkan semangat 33 provinsi atau SLB yang mengirimkan utusannya pada kejuaraan rancang busana
"Kebanggaan kami adalah dapat mendidik anak murit kami menjadi terbaik dan mampu mandiri.Juara nasional bukan patokan, tetapi itu menjadi prestasi tersendiri.Walaupun mereka mempunyai keterbatasan tapi mempunyai kemampuan yang lebih dari orang normal pada umumnya ,"Katanya penuh haru (suhendra)
Kemampuannya berimajinasi dalam memciptakan motif serta model busana adalah modalnya maju ketingkat Nasional.
"Emi anaknya pandai dan cepat tanggap menerima pelajaran , khususnya dalam merancang busama ini " pungkasnya.
Bagi gurunya, Emi terbilang anak yang sangat telaten dan serius dalam mengerjakan sesuatu terutama dalam merancang model pakaian.
Emi juga tercatat sebagai siswa yang rajin " Biasanya Ia berlatih tiga jam pada pagi harinya, atau bisajuga dia berlatih nenbuat pola pakaian tiga kali sehari. Ia pandai mengembangkan pola lengan, leher,dan pola lainnya,"kata Reni
Anak pasangan lima po lin dan chang lie moi ini, juga sangat berkesan dimata kepala sekolah SLB negeri singkawang, Sugianto.
"Dia anak luar biasa. rajin dan tak mudah menyerah. Juara Nasional itu menjadi bukti performa Emi,"Kata Sugianto bangga
Ia menyatakan kebanggaan itu bukan tanpa alasan, karena dapatmenyisihkan semangat 33 provinsi atau SLB yang mengirimkan utusannya pada kejuaraan rancang busana
"Kebanggaan kami adalah dapat mendidik anak murit kami menjadi terbaik dan mampu mandiri.Juara nasional bukan patokan, tetapi itu menjadi prestasi tersendiri.Walaupun mereka mempunyai keterbatasan tapi mempunyai kemampuan yang lebih dari orang normal pada umumnya ,"Katanya penuh haru (suhendra)
